Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mempercepat Kinerja Hp Android Supaya Lebih Maksimal

Mempercepat kinerja HP perlu dijalankan biar kita selaku pengguna juga tenteram dalam memakai ponsel. Apalagi jika kegiatan dalam memakai ponsel cukup kompleks dan memerlukan kinerja yang cepat. Seperti misalkan kalau harus memakai ponsel ketika bekerja selaku admin media sosial Instagram.


Kinerja HP mampu dipercepat dengan aneka macam upaya yang mudah dan mudah. Biasanya, HP android memang terkenal lamban kalau aplikasi yang digunakan lumayan banyak dan mengkonsumsi memori ponsel yang besar. Namun jikalau kita jeli dan telaten merawat ponsel, hal itu bisa diminimalisir dan mampu dipercepat kinerjanya sehingga akan menunjang kegiatan kita dalam menggunakan ponsel Android.

Kira-kira, hal apa saja yang bisa kita kerjakan untuk mempercepat kinerja HP android? Berikut ulasannya:

1. Mempercepat kinerja HP: Update tata cara operasi
Cara mempercepat kinerja HP yang pertama yakni dengan memperbaharui tata cara operasi. Apabila sistem operasi yang sedang digunakan masih yang versi lama, maka direkomendasikan untuk melakukan update OS. Hal ini untuk menyelaraskan kinerja ponsel pintar dengan pembaruan aplikasi yang sering dilaksanakan oleh developer.

Cara memperbaharui sistem operasi adalah dengan masuk ke menu Pengaturan > Tentang Perangkat > Pembaharuan Perangkat Lunak > Cek Pembaharuan.

Apabila terdapat versi baru, silakan lakukan update OS dengan mengikuti isyarat yang telah diberikan oleh perangkat Android milik kau.


2. Gunakan kapasitas memori sebijak mungkin
Untuk mempecepat kinerja HP, kamu perlu memperhatikan kapasitas memori yang ada dalam ponselmu. Apabila kapasitas sisa yang ada di dalam ponsel sangatlah sedikit, maka masuk akal jika kinerja dan kecepatan proses ponsel kamu menurun alias lamban. Sebab, kapasitas memori ini sungguh berpengaruh.

Kapasitas memori yang perlu diperhatikan adalah RAM dan memori internal. Memori internal sebaiknya tidak digunakan secara penuh, yakni berikan sisa berapa GB untuk memberikan ruang bagi memori internal. Atau, solusi lainnya adalah pilih ponsel dengan kapasitas RAM besar (>3GB) dan memori internal >32GB.

3. Bersihkan layar utama
Banyaknya aplikasi yang terpampang di layar utama atau home screen ternyata juga mempengaruhi kinerja HP. Membersihkan layar utama dari aplikasi yang sering dipakai ataupun aplikasi yang gres di-install perlu dilakukan secara berkala untuk mempercepat kinerja HP. Pemintas aplikasi pada layar utama inilah yang dibersihkan.

Selain pemintas aplikasi yang terpasang di layar utama, ada hambatan lain yang menyebabkan kinerja HP menurun. Yakni, pemakain wallpaper bergerak yang mau memperlambat kinerja serta memberi beban berlebih pada sistem. Gunakan wallpaper sederhana untuk meningkatkan kinerja ponsel Android kau.


4. Buang aplikasi yang tidak pernah atau jarang dipakai
Aplikasi gres yang bertebaran di Google Play Store memang kerapkali menciptakan kita termakan dan meng-installnya meski tidak butuh-butuh amat. Hal ini bukan mempunyai pengaruh manis namun justru sebaliknya. Ponsel akan dipenuhi oleh file dan aplikasi yang banyak tersebut dan menurunkan kinerja ponsel.

Karena itulah, pilah dan seleksi aplikasi apa saja yang memang betul-betul kamu perlukan, dan mana yang tidak. Sebab kalau diteruskan, maka kinerja HP akan semakin lambat dan kau pun juga merasa jengkel, bukan?

5. Jika memang perlu, kerjakan factory reset
Factory reset cukup efektif untuk mempercepat kinerja HP. Karena factory reset akan memulihkan HP kau sebagaimana mestinya, mirip dulu waktu kamu pertama beli. Factory reset bertujuan untuk mereset HP kau dan file-file di dalamnya pun ikut ke-reset alias terhapus.


Karena itu, sebelum kau menetapkan untuk factory reset, alangkah baiknya kalau kau mem-back up data-data yang penting dalam HP kau. Karena kalau tidak, maka kau mesti merelakan seluruh data-data itu terhapus dan tidak mampu dikembalikan. So, hati-hati sebelum melakukan factory reset ya!

Cara Ampuh Mempercepat Ponsel Android yang Mulai Lelet
Smartphone Android kadang-kadang terasa kian lelet dan mudah crash. Hal mirip ini pasti mengecewakan, apalagi bila yang dibeli yakni ponsel mutakhir dengan harga nyaris meraih puluhan juta rupiah. Saat baru pertama kali dibeli, ponsel Android bekerja dengan gegas dan tanpa kendala. Setelah beberapa bulan digunakan barulah terasa kinerjanya berkurang. Kinerja yang lelet tersebut bahwasanya tidak selalu permanen. Ada saja yang terjadi sebab sebuah karena dan mampu disembuhkan dengan menempuh cara tertentu.

Cobalah lakukan tujuh cara ampuh, yang dirangkum KompasTekno dari berbagai sumber, untuk mengembalikan kinerja ponsel kembali seperti waktu baru beli. 1. Update OS Pastikan ponsel Android yang Anda pakai sudah diperbarui ke sistem operasi versi terbaru. Caranya, masuk ke Setting> About device> Software update dan sentuh tombol Check for updates. Bila mendapatkan pembaruan, secepatnya unduh dan pasang ke ponsel Anda. Biasanya, selain memperbaiki kinerja, pembaruan ini juga berisi bermacam fitur baru.

Hal yang sama juga berlaku pada aplikasi yang terpasang di ponsel. Usahakan untuk senantiasa memperbaruinya semoga kinerja aplikasi tersebut tetap kencang. Tentu saja tidak semua produsen ponsel merilis pembaruan untuk tata cara operasi Android yang mereka pakai. Bahkan, pembaruan keamanan atau tata cara secara terencana pun kadang kala tidak ada. Bila itu yang terjadi, tak banyak yang bisa diperbuat. Pengguna cukup mengamati saja dan menentukan produsen yang tekun memperbarui software mereka.

2. Bersihkan home screen Home screen atau layar utama kadang-kadang dipenuhi berbagai shortcut (pemintas) aplikasi, baik yang baru dipasang atau alasannya sering dipakai. Cobalah untuk membersihkan pemintas tersebut, hapus dan sisakan secukupnya saja. Selain itu, tentukan juga bahwa wallpaper yang dipasang bersifat statis. Hindari wallpaper bergerak sebab ini berperan menambah beban kinerja ponsel.

3. Hapus atau matikan aplikasi tak terpakai Bila menemukan aplikasi yang jarang atau tidak pernah dipakai, segera hapus. Pasalnya aplikasi tersebut juga memenuhi ruang pemrosesan dalam ponsel. Artinya, aplikasi tersebut punya andil dalam membebani kinerja. Jika tidak bisa dihapus, biasanya Anda tetap bisa mematikan aplikasi tersebut supaya tidak memakan memori. Caranya, masuk ke Settings> Apps dan perhatikan aplikasi yang ada di sana. Bila mendapatkan salah satu atau beberapa yang ternyata tak berguna, langsung sajak klik dan pilih disable untuk mematikan tanpa menghapusnya atau uninstall semoga langsung dihapus.

4. Matikan animasi Kurangi atau matikan animasi, maka kinerja Android Anda bisa lebih kencang. Caranya, masuklah ke mene Settings> About phone kemudian carilah hidangan Device information atau systems. Dari hidangan tersebut, cari kolom yang memperlihatkan Build number. Sentuhlah kolom tersebut sebanyak 7 kali untuk mengaktifkan mode Developer. Setelahnya, di dalam hidangan Settings, akan timbul opsi Developer option. Masuklah ke sana dan temukan kolom Window animation scale, Transition animation scale, serta Animation duration scale. Secara berurutan, ubah angka yang tertera menjadi 0.5x atau Animation off.

5. Bersihkan cache aplikasi Aplikasi biasanya menyimpan data cached agar mampu dibuka kembali dengan cepat. Seiring berjalannya waktu dan pemakaian ponsel, data cached tersebut bisa menumpuk semakin besar dan menyantap banyak memori. Kinerja ponsel melambat. Supaya kinerja sedikit lebih tanpa gangguan, cobalah longgarkan memori ponsel Anda. Masuk ke Settings - Apps, lalu pilih aplikasi yang lazimnya menyimpan banyak cache. Misalnya media umum mirip Path. Buka aplikasi tersebut dan pilihlah Clear Cache.

Bila menggunakan Android 6.0.1 Marshmallow, Anda mampu membuka Settings - Storage dan pilih carilah kolom Clear cache. Pada praktiknya setiap ponsel meletakkan kolom clear cache ini di posisi yang berbeda-beda. Bisa juga menggunakan aplikasi pihak ketiga yang bisa membersihkan cache, misalnya CC Cleaner atau Clean Master.

6. Matikan auto-sync Seringkali pengguna Android memasang banyak akun, baik berupa media sosial, e-mail dan lainnya. Akun-akun tersebut umumnya terpasang dalam keadaan auto-sync menyala. Auto-sync sendiri ialah fitur yang berkhasiat supaya aplikasi otomatis menarik data modern dalam durasi tertentu, contohnya untuk mendapatkan email. Meski memiliki kegunaan, jikalau sudah terlampau banyak aplikasi yang memakainya, maka auto-sync juga bisa menciptakan ponsel menjadi lelet. Nah, solusinya yakni menentukan dan mematikan auto-sync pada aplikasi tertentu. Terutama yang tidak terlalu banyak membutuhkannya.

7. Factory reset Jalan termudah untuk memperbaiki kinerja ponsel Android Anda adala melaksanakan Factory Reset. Ini akan membuat software ponsel kembali pada kondisi dikala Anda gres membelinya dan membersihkan segala data yang ada di dalamnya. Memang ini tidak sederhana sebab akan meniadakan semua aplikasi dan data. Bahkan Anda harus mengunduh ulang beberapa aplikasi yang memang penting, kemudian menyalin ulang data-data. Namun dengan cara melaksanakan Factory Reset secara terencana, kinerja ponsel mampu dijaga biar tetap kencang. Jangan lupa untuk menyiman data cadangan sebelum Anda melakukan hal ini.

Cara Ampuh Mengatasi HP Android Lemot Kembali Ngebut
Kadang kita merasa jengkel dengan HP Android kamu yang sering lemot? Gunakan cara mengatasi Android lemot ini sehingga membuatHP mu kembali ngebut!
Kali ini Jaka mau kasih kiat, cara mengatasi Android lemot. Ya, selain mempesona banyak vendor untuk berbagi smartphone, Android menjadi salah satu platform yang smartphone-nya paling cepat berkembang.

Terbukti dikala iPhone masih menggunakan RAM 1GB, Android telah memakai RAM 4 GB. Bahkan kini telah mulai bermunculan ponsel pintar Android yang mengusung RAM 8 GB. Tujuannya agar ponsel pintar Android tidak lemot.

Mau berapa besar pun RAM yang ada di ponsel pintar kau, dalam beberapa kondisi pasti akan terasa lemot. Android lemot ini mampu disebabkan oleh aneka macam hal, bukan cuma duduk perkara besarnya RAM saja. Nah, supaya kau makin nyaman menggunakan Android milikmu, berikut Jaka akan jabarkan cara menangani HP Android yang lemot.

Penyebab HP Android Lemot
Sebelum mengerti cara menanggulangi HP Android yang lemot, kau sebaiknya mesti paham beberapa penyebab utama HP Android bisa lemot.
1. Mungkin sebab kau terlalu banyak menginstall aplikasi di smartphone Android kau. Dengan kondisi begini, HP Android kau kehabisan memory untuk menyimpan aplikasi tersebut.

2. Karena konsumsi RAM sudah hampir melebihi batas kapasitas. Lebih baik jangan membuka aplikasi berat yang bersamaan jikalau RAM di HP kau kecil.

3. Telalu banyak aplikasi yang berjalan. Kadang banyak pengguna smartphone yang lupa mematikan aplikasi yang sedang berjalan. Oleh alasannya adalah itu memori RAM menjadi sarat dan HP mu menjadi lebih lambat.

Cara Mengatasi Android Lemot
Banyak cara menanggulangi Android yang lemot, mungkin beberapa cara yang hendak Jaka sebutkan ini pernah kamu lakukan. Meski dijalankan alasannya adalah alasan lain, bekerjsama mungkin hal itu memang harus kau lakukan secara terpola.

Apa saja cara menangani Android lemot yang mampu dilakukan untuk mempertahankan performa Android kau?
1. Perhatikan Jumlah Memori
Setiap smartphone dibekali dengan spesifikasi memori yang berbeda. Selain RAM, kapasitas memori internal juga mensugesti tampilan ponsel pintar loh. Saat memori internal yang tersedia tinggal sedikit, maka Android menjadi lemot. Makanya, untuk mengatasi Android lemot sebaiknya kamu hindari menyimpan banyak data sampai menyanggupi memori internal.

Jika kau sering menyimpan banyak data di ponsel pintar, usahakan untuk membeli ponsel pintar yang dibekali tunjangan kartu memori. Atau beli smartphone yang dibekali memori internal luas.

2. Gunakan Aplikasi Serbaguna
Alih-alih meng-install banyak aplikasi yang malah membuat memori internal jadi sarat , mending install satu aplikasi tapi mempunyai banyak fungsi. Jika Android kau telah di-root, salah satu aplikasi multifungsi yang Jaka senangi ialah Apps2SD.

Karena dalam satu aplikasi kamu mampu menerima fungsi yang banyak, mirip partisi SD Card, backup aplikasi, link aplikasi ke memory card, dan lainnya. Jika belum di-root, kamu mampu menerima banyak fungsi serupa di Clean Master.

3. Gunakan 1 Aplikasi Antivirus 1 Saja
Jika kau ialah pengguna yang yakin dengan fungsi antivirus di ponsel pintar Android, semestinya perhatikan hal ini. Hampir sama dengan aplikasi bawaan sistem, aplikasi antivirus terus berlangsung di background. Dampaknya RAM kamu jadi boros, dan performa Android jadi lemot. Bisa dibayangkan jika kamu meng-install lebih dari satu aplikasi antivirus di Android kau, kan?

Makanya, cara menangani Android lemot, gunakan satu aplikasi antivirus saja. Tapi pentingkah meng-install antivirus di Android? Jaka sendiri sih tidak menggunakannya.

4. Auto Kill
Kamu yang sering melakukan multi tasking di Andoid, pasti sudah sudah biasa mendapatkan banyak aplikasi yang aktif di Recent Apps. Dampak lanjutan saat banyak aplikasi yang berlangsung di Recent Apps yakni RAM makin sesak, dan Android jadi lemot.
Untuk menghindarinya coba kamu gunakan fitur Auto Kill. Fitur ini akan menciptakan aplikasi tidak bisa berlangsung di background, sehingga Android kau tidak akan lemot.

5. Gunakan Aplikasi Berbayar
Menggunakan aplikasi gratisan memang lezat. Karena tanpa mesti membayar, kita mampu menjajal fitur keren yang ada di aplikasi tertentu. Tapi, tahukah kau bahwa meng-install aplikasi gratisan itu sama dengan siap jadi kelinci percobaan?

Karena dengan menunjukkan aplikasi gratisan inilah pengembang akan mendapatkan banyak review untuk mengenali bugs apa saja yang menimpa di aplikasinya.Selain menjadi kelinci percobaan, memakai aplikasi gratisan juga mampu menciptakan Android lemot sebab banyaknya iklan yang disematkan di dalamnya.

Makanya agar Android kau tidak lemot dan tidak terusik iklan yang membuat kuota cepat habis, gunakan aplikasi berbayar! Ssssst, baca deh postingan cara menerima aplikasi berbayar berikut:

6. Selalu Update Software
Setiap ada informasiupdate software, secepatnya lakukan update. Hal ini bermaksud untuk segera memperbaiki problem yang dibawa oleh sistem sebelumnya. Karena mampu ditentukan update itu bertujuan untuk menawarkan pengalaman yang lebih baik dari sebelumnya.

Meski kadang ditemui realita bahwa sehabis update justru semakin jelek, namun pihak pengembang pasti tidak akan diam saja bila memang dijumpai ada problem pada sistemnya. Selalu luangkan waktu untuk memeriksanya di hidangan Settings - About - System Update lalu pilih Check for Updates.

Hal ini juga berlaku untuk aplikasi yang kamu gunakan. Saat ada keteranganupdate aplikasi di Google Play Store, luangkan waktu untuk segera melakukan update. Periksa aplikasi yang memerlukan update pada tab My Apps & Games di Google Playstore.

7. Kurangi Penggunaan Widget
Salah satu yang menciptakan Android terlihat menawan ialah adanya Widget. Bukan hanya memperindah tampilan homescreen Android kamu, tapi Widget juga memiliki kegunaan selaku jalan pintas untuk memantau banyak sekali aplikasi tanpa mesti membuka aplikasi terkait.

Meski membuat Android kamu tampak indah dan mempercepat kanal ke aplikasi, namun hal ini juga akan menguras konsumsi RAM yang lebih besar. Dampaknya, Android kamu menjadi lamban.

Maka dari itu, kurangi penggunaan Widget untuk menangani Android lemot.

8. Hapus atau Hentikan Aplikasi Yang Tidak Terpakai
Memang banyaknya aplikasi gres di Google Playstore selalu menarik untuk dicoba. Tanpa disadari, banyak aplikasi yang hanya menarik di permulaan saja atau bahkan ternyata mempunyai fungsi yang serupa dengan aplikasi yang kita pasang sebelumnya.

Dampaknya, ruang penyimpanan di Android kamu menjadi tersita oleh aplikasi yang sesungguhnya tidak berkhasiat. Maka untuk menjaga biar Android kau tetap cepat, hapus aplikasi-aplikasi yang tidak terpakai atau memiliki fungsi sama tersebut.

Kadang, memang beberapa aplikasi tidak dapat dihapus karena merupakan bawaan tata cara. Dan yang menyebalkan yakni fakta bahwa kadang aplikasi-aplikasi bawaan sistem itu terus berlangsung walau tidak diharapkan, sehingga menyantap RAM dan memperlambat Android kamu.

Untuk menghentikannya, kau buat aplikasi-aplikasi tersebut Disable, dengan cara masuk Settings - Apps, kemudian pada tab Running pilih aplikasi yang tidak kamu perlukan, dan pilih Disable.

9. Kurangi atau Matikan Animasi di Android Kamu
Animasi adalah salah satu pencuri RAM di perangkat Android. Nah, cara mengatasi Android lemot berikutnya yaitu dengan masuk ke hidangan Setting - Developer Options.

Untuk menghemat atau mematikan animasi di Android agar Android kamu tetap cepat, kamu mampu ke mengaturnya di Settings - Developer Options, lalu ubah nilai Windows animation scale, Transition animation scale, dan Animator duration scale ke nilai terkecil, atau dibuat off sekalian. Metode ini pula yang Jaka gunakan untuk menantang kau yang memiliki Android dengan RAM 4 GB.

10. Bersihkan Cache Data
Cache adalah tempat menyimpan data sementara dari aplikasi yang sedang atau pernah kau gunakan. Dengan adanya cache di Android, kau akan dengan cepat membuka aplikasi yang sebelumnya pernah dipakai. Namun, dibalik keuntungannya tersebut, cache yang dibiarkan menumpuk akan membuat Android kau menjadi lemot.

Cara menangani android yang lemot alasannya cache menumpuk ini yakni dengan senantiasa membersihkan cache dari setiap aplikasi yang sering kamu gunakan. Caranya, masuk Settings - Apps - All kemudian cari aplikasi yang mau dibersihkan cache-nya, dan pilih Clear Cache. Atau, kau juga mampu sekaligus membersihkan cache pada Android kau lewat menu Settings - Storage - Cached Data, dan pilih OK ketika ada pop up.

11. Bersihkan Cache Partition
Berbeda dengan cache data aplikasi, cache partition memiliki kegunaan untuk menyimpan proses-proses yang dijalankan oleh sistem, sehingga akan mempercepat Android kau untuk dapat secepatnya digunakan sehabis mematikan atau melakukan Restart perangkat.

Namun, lama kelamaan cache partition akan terus menumpuk di background dan memperlambat kinerja Android kau. Untuk mempertahankan agar Android kau tetap cepat, kamu bisa menghapus cache partition sebulan sekali dengan masuk ke Recovery Mode, lalu pilih Wipe Cache Partition.

12. Matikan Auto-Sync
Cara mengatasi Android lemot berikutnya adalah cara mengatasi Android lemot. Untuk tetap terhubung dengan semua akun yang terpasang di Android kamu, fitur Auto-Sync harus diaktifkan.

Namun hal ini memiliki efek besar pada kinerja Android kau. Maka mematikan Auto-Sync sangat berguna untuk ngatasi Android kau yang lemut, namun berpengaruh kau harus manual membuka aplikasi mirip Email atau Calendar.

Untuk bisa mengontrol semoga Android kamu tetap terhubung di dikala penting, dan otomatis mematikan Auto-Sync di jam kalem, kamu bisa memakai aplikasi Accounts Sync Profiler atau MacroDroid - Device Automation sekaligus untuk meminimalkan baterai Android kamu.

13. Gunakan Launcher Lain
Salah satu keunggulan Android yang membuatnya banyak dipakai yakni kemudahan untuk melakukan kustomisasi. Jika jenuh dengan penampilan yang dibawa oleh OEM perangkat Android, kamu mampu coba menggunakan Launcher lain. Selain berganti suasana, mengubah launcher juga berguna untuk menangani Android kamu yang terasa lemot berkat UI bawaannya.

Banyak launcher terbaik dan gratis yang mampu kau coba di Google Playstore. Beberapa di antaranya bukan cuma memperlihatkan penampilan yang apik dan fitur gres, tetapi juga menciptakan Android kamu menjadi lebih ringan dan cepat dikala digunakan. Apa launcher favorit kau? Jaka sih suka dengan Smart Launcher dan Hola Launcher.

14. Lakukan Factory Reset
Mungkin beberapa di antara kau telah sering melaksanakan Factory Reset. Bisa jadi kamu melakukannya hanya alasannya adanya problem pada Android kamu. Padahal Factory Reset ini sungguh direkomendasikan untuk dilaksanakan secara terencana.

Hal ini bertujuan untuk membersihkan semua yang bertumpuk di Android kamu. Kamu mampu melakukan Factory Reset melalui hidangan Settings - Backup dan reset - Factory data reset.

15. Gunakan Custom ROM
Selain menggunakan launcher lainnya, salah satu bentuk kustomisasi Android yang bisa kamu kerjakan yaitu dengan memakai custom ROM. Dengan memakai custom ROM, kau juga jadi mampu menikmati ROM lain yang telah ditingkatkan performanya, sekaligus juga menjajal metode operasi terbaru jikalau ternyata pihak vendor tidak lagi menyediakan update sistem operasi untuk perangkat Android yang kamu gunakan.

Jika kau kepincut menjajal custom ROM, kamu bisa baca Cara Install Custom ROM Android.

Nah, itu beliau 15 langkah yang bisa kamu kerjakan selaku cara menangani Android lemot. Selain tindakan tadi, kamu juga mampu baca Kumpulan Cara Terbaik Untuk Mempercepat HP Android bila kamu suka melakukan pengaturan-pengaturan khusus pada Android kau.

Perlu diingat, bahwa penampilan Android tidak senantiasa ditentukan oleh RAM yang besar atau prosesor yang cepat, tapi tergantung bagaimana kamu mempertahankan performanya biar tetap cepat dan tidak lemot.

Tips Mempercepat Kinerja Smartphone Android Ilustrasi Ponsel.
Smartphone yang gres keluar dari boks akan sangat responsif ketika dipakai. Namun, secepat apa pun smartphone akan tetap melambat seiring berjalannya waktu. Kondisi ini normal terjadi, baik pada ponsel pintar kelas atas maupun kelas bawah. Smartphone yang melambat dapat terjadi karena beberapa hal.

Bisa alasannya terkena virus, terlalu banyak menginstal aplikasi, multi-tasking yang berlebihan, sampai kehabisan daerah penyimpanan. Namun, selama bukan karena kerusakan hardware, kinerja smartphone yang melambat mampu dibenahi dari rumah. Situs Android Pit membeberkan beberapa langkah yang mampu dilaksanakan di rumah dikala smartphone terasa melambat.

Ketahui Masalahnya Hal pertama yang perlu dilaksanakan yaitu dengan mencari tahu penyebab smartphone menjadi pelan. Periksa di bagian Penyimpanan File pada Pengaturan, apakah penyimpanan ponsel pintar sudah terlalu sarat ? Bila tidak, periksa penyimpanan RAM. Bila indikator penyimpanan RAM juga masih wajar , mampu jadi ponsel pintar terkena virus.

Bersihkan File Tidak Penting Penyimpanan yang terlalu penuh menjadi penyebab lazim smartphone menjadi lamban. Cobalah untuk menyeleksi dan memilih kembali file foto, video, dan dokumen. Bila tidak penting, maka lebih baik dihapus saja supaya penyimpanan lebih lengang. Selain itu, hapus aplikasi bawaan telepon dan aplikasi yang tidak dipakai.

Banyak ponsel pintar yang dipasangi aplikasi-aplikasi dari sponsor, yang kadang kurang berguna. Jangan ragu untuk menghapus aplikasi-aplikasi tersebut dari smartphone. Cache juga penting untuk diperhatikan. Cache merupakan residu data yang dihasilkan dari proses berjalannya aplikasi. Meskipun berguna untuk mempercepat kinerja aplikasi ketika dibuka, namun terlalu banyak cache malah mengakibatkan penyimpanan ponsel pintar menjadi penuh, dan memperlambat kinerja smartphone.

Bersihkan cache dengan aplikasi pembersih bawaan. Kebanyakan smartphone dilengkapi dengan aplikasi keamanan dan pembersih, sehingga tidak butuhmengunduh aplikasi dari pihak ketiga. Kelola Widget Widget umumnya terletak di layar permulaan smartphone. Penggunaan widget biasanya sebagai jalan pintas menuju fitur sebuah aplikasi. Namun, tidak jarang pula widget yang muncul tanpa disadari, yang disebabkan oleh virus atau iklan yang tidak sengaja tersentuh ketika berselancar di browser.

Lihatlah layar home pada ponsel pintar. Pastikan widget yang ada hanya widget yang dibutuhkan. Bila ada yang mencurigakan, maka langsung hapus saja. Caranya, tekan dan tahan widget yang ingin dihapus, kemudian tekan hapus. Matikan Animasi Animasi ketika transisi aplikasi dapat mempercantik performa ponsel pintar. Namun, animasi ini juga berefek terhadap kinerja ponsel pintar, karena animasi membutuhkan lebih banyak RAM untuk menjalankannya.

Tidak ada salahnya untuk tetap menggunakan animasi transisi, namun, menonaktifkan animasi lebih dapat membantu mempertahankan kecepatan kinerja ponsel pintar. Bila menggunakan launcher, maka animasi dapat dimatikan di pengaturan launcher. Namun, animasi juga bisa dimatikan secara manual pada opsi Developer Options dalam menu Pengaturan. Bersihkan Ruang Penyebab paling umum kedua yaitu terlampau banyak aplikasi yang berjalan pada latar belakang ponsel pintar. Aplikasi yang baru saja ditutup tidak jarang masih berjalan pada latar belakang.

Tujuannya semoga jikalau dibuka kembali, pengguna berada di halaman yang sama dengan halaman terakhir aplikasi sebelum ditutup. Sisa aplikasi yang berjalan ini ditampung dalam RAM. Cukup berfaedah, memang. Namun, jika aplikasi yang berjalan di latar belakang terlampau banyak, maka RAM akan sarat . Dampaknya, kinerja smartphone akan melambat. Cukup tekan sajian aplikasi yang sedang berlangsung pada tombol navigasi, kemudian swipe kotak aplikasi ke kanan. Hindari Aplikasi Pembersih dari Pihak Ketiga Meskipun nampak bermanfaat, namun aplikasi pembersih dari pihak ketiga lebih sering merusak daripada sungguh-sungguh membersihkan.

Aplikasi-aplikasi seperti Clean Master dari Cheetah Mobile membersihkan cache terlalu sering, yang malah membuatnya menjadi lambat, alih-alih mempercepat. Kemudian, amati privasi ketiga menggunakan aplikasi apapun dari pihak ketiga. Kebanyakan aplikasi seperti itu meminta banyak sekali saluran embel-embel, yang kalau tidak diamati dengan baik, mampu mempunyai dampak pada pencurian data. Restart Smartphone Cara tercepat dan termudah mempercepat kinerja smartphone yaitu dengan melaksanakan restart.

Tindakan ini mampu meniadakan cache, menghentikan aplikasi yang tidak perlu, dan membuat kinerja ponsel pintar menjadi lebih cepat lagi. Cukup tekan dan tahan tombol power dan pilih menu restart/reboot, klik OK. Perbarui Software Android Terkadang muncul keteranganuntuk memperbarui software dikala sedang asyik bermain smartphone. Namun, tak jarang pengguna malah mengabaikan pemberitahuan ini. Padahal, pembaruan software penting demi kelancaran hidup smartphone.

Pembaruan tidak melulu tentang fitur dan layanan. Pembaruan juga menyasar pada pembenahan kesalahan yang kemungkinan terjadi pada sistem. Maka dari itu, pastikan software pada ponsel pintar dalam versi paling baru. Jelajahi Lebih Lanjut Penyebab Smartphone Melambat Benahi secara lebih dalam penyebab smartphone melambat.

Pengguna bisa memantau penggunaan baterai pada menu Pengaturan > Baterai. Selain itu, untuk memantau aplikasi, klik menu Pengaturan > Aplikasi yang Diinstal. Melakukan Root pada Smartphone Melakukan root pada ponsel pintar tidak dianjurkan bagi pengguna awam. Rooting memerlukan pengertian dan pengalaman lebih, tidak mampu asal pilih. Salah-salah, ponsel pintar malah mengalami bootloop sampai mati total.

Namun, untuk pengguna yang telah berpengalaman, rooting mampu dipakai untuk mengidentifikasi duduk perkara yang memperlambat kinerja smartphone. Selain itu, membenahi smartphone dalam kondisi root juga lebih gampang dan lebih efektif. Reset ke Pengaturan Pabrik Langkah terakhir yang menjadi senjata pamungkas yakni mengembalikan smartphone ke pengaturan pabrik. Langkah ini mampu membersihkan ponsel pintar dari aneka macam aplikasi yang tidak penting, virus, dan cache yang menumpuk.

Langkah ini membuat ponsel pintar seperti baru saja keluar dari boksnya. Namun, langkah ini berefek besar bagi data yang ada di smartphone. Mengembalikan smartphone ke pengaturan pabrik juga mempunyai arti meniadakan semua file yang ada di dalam ruang penyimpanan. Artinya, pengguna akan kehilangan semua hal yang disimpan pada smartphone. Maka dari itu, sebelum melakukannya, cadangkan apalagi dahulu file yang penting: dokumen, foto, video, dan lain sebagainya ke penyimpanan eksternal, seperti laptop atau kartu micro Sekolah Dasar. Bisa juga mencadangkan data yang ada ke penyimpanan awan (cloud storage) mirip Google Drive, DropBox, atau lain sebagainya.

Nah, itu dia sederet ulasan perihal bagaimana cara gampang untuk mempercepat kinerja HP supaya tidak lemot. Apabila kita jeli dan telaten dalam merawat ponsel, baik mengendalikan penggunaan maupun aplikasi apa saja yang diinstall, kinerja ponsel bisa dipercepat dan ditingkatkan lagi. Semoga berguna.